Ketua STAI sedang berbincang dengan Ibu Walikota Cimahi

Ketua STAI Al-Musdariyah Kota Cimahi sedang berbincang dengan Ibu Walikota Cimahi dalam acara Seminar Nasional tentang Eksistensi Kepemimpinan Wanita Dalam Pembangunan Bangsa.

Suasana Seminar Nasional

Ketua Pembina (kiri) YPI Al-Musdariyah duduk berdampingan bersama Bapak Walikota Cimahi (tengah) dan Ibu Ella M. Giri Komala Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat (paling kanan) dalam acara Seminar Nasional.

Penyerahan Cindera Mata

Penyerahan Cindera Mata dari Ketua STAI Al-Musdariyah Kota Cimahi kepada Ibu Ella M. Giri Komala (Anggota DPD RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat) sebagai Keynote Speech dalam acara Seminar Nasional tentang Eksistensi Kepemimpinan Wanita Dalam Pembangunan Bangsa.

Stadium General

Suasana Stadium General (Kuliah Umum) bersama Dr. H. Bunyamin Alamsyah. S.H. M.Hum (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Lampung) di Kampus STAI Al-Musdariyah Kota Cimahi.

Ruang Sidang Senat Terbuka (Wisuda)

Suasana Ruang Sidang Senat Terbuka (Wisuda) sebelum acara dimulai.

Sabtu, 02 Juni 2012

Unpad-Sony Gelar Kompetisi Bisnis Antar Mahasiswa


Unpad-Sony MoU - Presiden Direktur Sony Indonesia, Satoru Arai menandatangani MoU dengan Unpad yang diwakili Wakil Rektor III Bidang Kerjasama Unpad, Med Setiawan, di Eksekutif Lounge Unpad Jalan Dipatiukur, Selasa (22/5)
Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan PT Sony Indonesia menyelenggarakan kompetisi bisnis antar mahasiswa. Kompetisi dengan nama " Bizcomzero" ini terbuka untuk mahasiswa di kota Bandung. 



Wakil Rektor III Bidang Kerjasama Med Setiawan mengatakan, tujuan dari kompetisi ini untuk membangkitkan ide-ide produk dan pemasaran berdasarkan rangkaian produk home entertainment dari Sony. Ide-ide yang muncul dalam kompetisi harus disesuaikan dengan gaya dan cita rasa Indonesia, serta dicocokan untuk pasar dan masyarakat Indonesia.

"Ide-ide harus inovatif, lain daripada yang lain, belum ada di pasaran dan itu semua harus diawali dari nol atau zero. Selain itu para peserta juga didorong untuk merancang program pemasaran yang inovatif untuk mendukung produk tersebut," kata Setiawan pada acara MoU PT Sony Indonesia dengan Unpad di eksekutif lounge Unpad Jalan Dipatiukur, Selasa (22/5)

Perguruan Tinggi Swasta Mendapat Kuota 2.000 Bidikmisi


DIREKTUR Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Illah Sailah saat “press conference” di Gedung D Kemdikbud Senayan, Jakarta, Rabu (30/5)

Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidikmisi) sudah memasuki tahun ketiga. Pada 2012, program beasiswa ini tidak hanya diberikan untuk lingkungan perguruan tinggi negeri (PTN), tetapi juga diuji coba untuk perguruan tinggi swasta (PTS) dengan alokasi 2.000 kuota.
Demikian terungkap dalam “press conference” Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktoret Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Illah Sailah yang berlangsung di Gedung D Kemdikbud Senayan, Jakarta, Rabu (30/5/12). “Kami masih uji coba. 
Tentunya harus ada persetujuan dari perguruan tinggi swasta juga, mau menerima Bidikmisi atau tidak," ujarnya.
Berdasarkan catatan, sejak diluncurkan pertama kali pada 2010 Bidikmisi terus mendapat penambahan jumlah mahasiswa penerima. Pada 2010 sebanyak 20 ribu penerima dan pada 2011 sebanyak 30 ribu penerima.
Dijelaskan, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012 diberikan kuota Bidikmisi untuk 30 ribu mahasiswa. Namun, setelah ada APBN-Perubahan, jumlahnya akan bertambah menjadi 42 ribu, dengan rincian 40 ribu untuk PTN dan 2.000 untuk PTS.
Apabila PTS bersedia menerimanya, maka otomatis pihak PTS tidak boleh memungut biaya pendidikan kepada mahasiswa yang menerima Bidikmisi.
Illah menilai, Bidikmisi bagi PTS ini bisa menjadi promosi karena bisa menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.
“PTS diharapkan mampu menerapkan subsidi silang dan memberi kesempatan bagi siswa berprestasi namun berasal dari keluarga kurang mampu,” katanya.
Lebih jauh, dia menjelaskan, program studi yang diikutkan dalam Bidikmisi ini adalah program studi pilihan yang dianggap strategis, di antaranya kedokteran, teknik, sains, pertanian, dan akuntansi.
Sementara itu, pada 2012 ini tercatat 75.034 siswa yang mendaftar beasiswa Bidikmisi pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui Jalur Undangan. Dari jumlah itu, yang lolos secara akademik mencapai 15.313 siswa. Para siswa yang lolos tersebut selanjutnya akan menjalani verifikasi.
Berdasarkan catatan Kemdikbud, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang terdata paling banyak menyerap kuota Bidikmisi adalah Universitas Negeri Semarang, yaitu 1.450 mahasiswa. Lalu, Institut Pertanian Bogor (IPB) sekitar 1.000 mahasiswa, serta Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI) masing-masing 800 mahasiswa
Sumber: Pikiran Rakyat Online (http://www.pikiran-rakyat.com/node/190560)

Rano, dari OB bisa meraih gelar Sarjana


Sehari-hari, Rano (26) hanya bekerja sebagai office boy (OB) di kantor Yayasan Pendidikan Bale Bandung di Jln. R.A.A Wiranatakusumah Baleendah Bandung. Segala hal dilakukan Rano, mulai dari melayani setiap kebutuhan yang diminta para keryawan, beres-beres dan membersihkan kantor yayasan, atau sekedar melayani tamu yang datang setiap hari dengan menyediakan minum dan sejenisnya.
Namun siapa yang menyangka, Rano yang sudah lima tahun lebih bekerja sebagai OB akan segera dilantik menjadi seorang sarjana pertanian atau dulu lebih dikenal dengan insinyur pertanian. Kalau tidak ada aral merintang, Juni yang akan datang anak pertama dari empat bersaudara ini akan diwisuda menjadi sarjana di Universitas Bale Bandung.
"Alhamdulilah, senang sekali. Tidak pernah terbayangkan saya akan menjadi seorang sarjana. Mimpi pun tidak pernah," kata Rano saat ditemui di tempatnya bekerja di Baleendah Kabupaten Bandung, Selasa (29/5).
Ayah dari seorang putri ini mengaku kesempatan bagi dirinya untuk kuliah datang ketika dia mulai bekerja sebagai OB di kantornya sekarang. Terdorong ingin memperbaiki kondisi kehidupan keluarga, Rano bertekad untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Gayung bersambut, pihak yayasan ternyata memberikan kesempatan yang lebar kepada Rano untuk mengenyam pendidikan tinggi yang dulu hanya ada dalam angan-angan Rano.
"Didorong juga oleh yayasan, bahkan di tahun pertama saya sempat diberi bantuan beasiswa dan itu benar-benar membantu saya. Keluarga, orang tua, termasuk istri saya sangat mendukung. Mereka pun sangat bangga karena ada salah satu anggota keluarga yang bisa menjadi seorang sarjana," kata Rano yang ayahnya juga bekerja sebagai OB di Unibba.
Setelah menjadi sarjana, Rano yang merupakan warga Sapan Kabupaten Bandung ini pun belum berencana alih profesi. Dia hanya menunggu waktu yang akan mengubah nasibnya kelak. Namun masih dalam angan-angannya, Rano berharap bisa menjadi dosen atau penyuluh pertanian di Pemerintah Kabupaten Bandung.
"Sebab salah satu alasan saya memilih agroteknologi pertanian karena infonya pada 2014 nanti akan dibutuhkan banyak tenaga penyuluh mengingat yang ada sekarang akan masuk usia pensiun. Tapi kalau ada kesempatan ingin jadi dosen juga. Dosen pertanian, mudah-mudahan diberi kesempatan untuk sekolah lagi, dan kalau ada kesempatan ya ingin kuliah S2 bidang pertanian, supaya linier," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Bale Bandung R. H. Lily Sumantri didampingi Ketua Umum Yayasan Pendidikan Bale Bandung Bunyamin Dudih menuturkan, Rano memang sudah cukup lama bekerja di yayasan sebagai OB. Melihat potensi dan keinginan yang dimiliki pegawainya tersebut, yayasan memberi kesempatan meski tidak bisa membebaskan semua biaya kuliah.
"Minimal kami memberi bantuan. Supaya semakin banyak masyarakat yang bisa mengenyam pendidikan tinggi. Apalagi di daerah, termasuk di kampus kami, hampir 99 persen lebih mahasiswa membayar biaya kuliah dengan cara dicicil. Tapi itu tidak masalah. Yang terpenting masyarakat bisa memperoleh pendidikan setinggi-tingginya," ujarnya.

Sumber: Pikiran Rakyat Online (http://www.pikiran-rakyat.com/node/190368)

Jumat, 01 Juni 2012

Kontak Kami





Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)
Al-Musdariyah 
Kota Cimahi



Alamat        : Jl. Kamarung No. 25 A, Kel. Citeureup, Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi 40512 Jawa Barat
Telp/ Fax    : (022) 8661 6419    
Email          : stai_almusdariyah@yahoo.com