Sabtu, 02 Juni 2012

Peningkatan Mutu PAUD untuk Cetak Generasi Emas


Dirjen PAUDNI
Lydia Freyani Hawadi

Untuk mencetak generasi emas Indonesia, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (PAUDNI) akan meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD). Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Dirjen PAUDNI) Lydia Freyani Hawadi, untuk menggenjot program PAUD, Ditjen PAUDNI akan tetap memberikan bantuan rintisan, alat permainan edukasi, dan serangkaian program yang telah disiapkan.
Hal tersebut bertujuan untuk mewujudkan generasi emas. “Sehingga, pada 2045, saat peringatan ulang tahun Indonesia yang ke-100, terciptalah generasi muda yang kamil dan paripurna,” ujar Lydia ketika ditemui sejumlah pewarta di ruang kerjanya, beberapa waktu yang lalu.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, untuk menghasilkan generasi muda yang luar biasa, maka persiapannya harus dipupuk sejak usia dini. Hal tersebut senada dengan tema peringatan Hari Pendidikan Nasional 2012 yakni Bangkitnya Generasi Emas Indonesia.
Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia itu menuturkan mengenai pentingnya PAUD. Usia dini merupakan masa keemasan (the golden age) seorang anak. Fase tersebut juga menjadi periode yang sangat penting dalam perkembangan fisik dan mental seorang manusia. Tumbuh kembang anak pada usia dini akan sangat menentukan kualitas kecerdasan, kesehatan, dan kematangan emosional di masa mendatang. “Anak usia dini harus terpenuhi kecukupan gizinya,” ucap Dirjen PAUDNI.
Menurut dia, yang dimaksud dengan gizi bukan hanya asupan makanan bagi anak. Pendidikan juga termasuk di dalamnya. “Sejak usia dini, seorang anak perlu bermain sambil belajar,” tutur Lidya.
Sumber : paudni.kemdikbud.go.id (http://118.98.223.68/kemdikbud/berita/345)

0 komentar:

Posting Komentar